TpOoGSY6TSz6GfM6TSGiGSAp

Slider

Mengenal "Olyo Kukaanoni Saluma Ingondii?": Buku Cerita Anak Dwibahasa yang Memperkenalkan Kuliner Tradisional Boid

 
Kabar gembira bagi literasi anak dan pelestarian bahasa daerah di Kabupaten Buol!

Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia resmi menerbitkan buku cerita anak dwibahasa berlatar kearifan lokal Buol.

Buku yang ditujukan untuk pembaca awal jenjang SD ini berjudul Olyo Kukaanoni Saluma Ingondii? atau dalam bahasa Indonesia berarti "Makan Apa Saluma Hari Ini?".


Karya Pegiat Literasi dan Pendidik Asal Buol

Buku ini ditulis dan diterjemahkan langsung oleh Hardianti K. Mangge, S.Pd., Gr., seorang guru di SDN 17 Momunu sekaligus pegiat literasi aktif di Kabupaten Buol. 

Diterbitkan pada tahun 2024 dengan dukungan ilustrasi menarik karya Nabila, buku ini dikemas secara artistik dalam dua bahasa (bahasa Buol dan bahasa Indonesia) agar ramah dan mudah dipahami oleh anak-anak.

 

Mengangkat Kisah Saluma dan Kuliner Tradisional Boid

Cerita berfokus pada pengalaman seorang anak bernama Saluma yang baru saja pulang sekolah dengan kondisi perut keroncongan. Ketika mencari makanan di rumah, ia tidak menemukan nasi di meja maupun di lemari.


Rupanya, Ibu baru saja kembali dari pasar membawa bahan-bahan segar seperti sagu, cabai, bawang merah, dan minyak kelapa untuk memasak hidangan khas Buol, yaitu boid.

Melalui alur cerita yang interaktif dan hangat, pembaca cilik diajak mengikuti keseruan Saluma belajar memasak boid bersama Ibunya:
  • Mengenal Alat Masak Tradisional: Cerita ini memperkenalkan peralatan khas masyarakat Buol, seperti dudongean (wadah/piring pemanggang dari tanah liat) serta lyorean (alat penapis sagu).

  • Pelajaran Pantang Menyerah: Saat mencoba mempraktikkannya sendiri, Saluma sempat kebingungan karena adonan sagunya lengket di dudongean.

    Namun, setelah memahami triknya yaitu dengan memanaskan dudongean lebih lama hingga benar-benar panas, Saluma berhasil membuat boid hingga matang.

  • Kehangatan Kebersamaan: Kisah diakhiri dengan Momen Saluma dan Ibu menyantap boid hangat bersama tumis bunga pepaya yang lezat.


Mengapa Buku Ini Wajib Dibaca?

  • Penguatan Bahasa Ibu (Bahasa Buol): Penggunaan format dwibahasa membantu anak-anak mengenalkan kosakata bahasa Buol secara alami dan menyenangkan.

  • Edukasi Warisan Kuliner Khas: Mengenalkan kembali makanan pokok tradisional berbasis sagu (boid) beserta peralatan tradisionalnya (dudongean dan lyorean) kepada generasi muda di tengah gempuran makanan modern.

  • Pesan Moral yang Relevan: Mengajarkan rasa ingin tahu, keberanian mencoba hal baru, serta sikap pantang menyerah saat menghadapi kendala.

Buku cerita anak Olyo Kukaanoni Saluma Ingondii? menjadi media yang sangat berharga bagi orang tua, guru, dan pemerhati budaya dalam merawat ingatan tradisi serta bahasa daerah di bumi Pogogul.


Baca Cerita Lengkapnya

0Komentar

Artikel Meta Info

Sedang memuat...

Sedang memuat...

© Copyright - Ensiklopedia Buol Rlipunoto
Berhasil Ditambahkan

Type above and press Enter to search.